Perjalanan impian: dari mimpi dikepala menjadi nyata di mata

Penulis : Rina 
Jumat, 24 Oktober 2025

 Tidaklah gampang, tetapi insya Allah kita mampu mengatasinya dengan saling mendukung dan kerjasama. Pertama kali berkenalan dengan dunia bisnis saat masih di SMK, saya diperkenalkan dengan bisnis PO yang memiliki tim besar dengan sebagian besar berpusat di Cina. Setelah mendapatkan beasiswa, saya melanjutkan studi di bidang agribisnis dan untuk pertama kalinya terlibat dengan bisnis Tiens di industri kesehatan internasional yang beroperasi secara global. 

Selanjutnya, saya terlibat dalam berbagai organisasi Islam tapi di sisi lain terus berusaha untuk menyeimbangkan studi saya karena saya berada di jalur beasiswa. Jurusan saya yakni agribisnis memungkinkan saya untuk berkuliah sambil berorganisasi dan berbisnis demi mengurangi beban orang tua sedikit. Setelah aktif di organisasi, saya bertemu kembali dengan bisnis PT Meliah Sehat Sejahtera dan PT Best Corporation Syariah. Saya sangat bersyukur karena semakin banyak integritas yang saya peroleh, serta tidak hanya menambah pengetahuan tetapi juga memperluas jaringan pertemanan. Tidak lupa, di sela-sela perkuliahan, saya juga berpartisipasi dalam bisnis masker komedo Siska Chic dan Wasila Kosmetik; walau keuntungan yang didapat tidak banyak, namun di situ terbentuk rasa persaudaraan yang saling mendukung. Dengan bergabung dalam berbagai bisnis dan organisasi, saya terus bersemangat menuntut ilmu hingga mencapai tahap ini. 

Banyak orang yang sayang kepada Rina meskipun ada banyak kekurangan, itulah sifat manusia. Saya ingat berapa banyak kesalahan yang saya buat saat tinggal di kantor BPD Desa Mekkata, tetapi mereka tetap memaafkan Rina. Saya juga ingat berapa banyak kesalahan yang terjadi saat tinggal di panti; entah saya dimaafkan atau tidak, saya menyadari masih banyak kekurangan dalam diri saya sehingga terima kasih rasanya tidak cukup untuk membalas segala kebaikan orang-orang yang selalu membantu.

 Di sisi lain, saya mengabaikan tanggung jawab organisasi demi menyelesaikan studi, dan rasanya saya belum siap untuk meninggalkan kampus Unsulbar yang memberikan banyak pengalaman berharga, serta organisasi IMM yang sudah lama saya tempati demi mencari pengalaman lebih. Rasanya sulit untuk pergi lebih jauh, tetapi tanggung jawab yang lebih besar menanti di depan. Saya merasa kasihan melihat orang tua terus berjuang dan sekarang telah mencapai puncak ketuaan mereka, saya akan merasa sangat berdosa jika tidak segera mewujudkan impian mereka sejak awal kesepakatan.


Mungkin orang-orang awam mengira kita lambat karena kurangnya pengetahuan, tetapi pada suatu saat kita akan menyadari bahwa keinginan untuk tidak meninggalkan kampus dan tanggung jawab di organisasi-lah yang membuat kita sedikit lambat. Kebersamaan itu sulit dilupakan, apalagi ketika memberi manfaat. Namun, cukup sampai di sini karena tanpa terasa umur saya bertambah dan semester juga mendekati akhir. Intinya, hari ini saya harus semangat menghadapi tantangan baru lagi semoga kelak saya mencapai sukses di dunia dan akhirat.


Beberapa pengalaman, baik pahit maupun manis, adalah bagian dari proses untuk menjadi dewasa. Semangat untuk diri sendiri tetap terbang tinggi selagi itu memberikan manfaat, meskipun terkadang harus menerima kritikan; begitulah dunia, kejar manfaat saja.

Dalam perjalanan ini, tentu saja orang tua saya adalah sosok yang paling luar biasa hingga bisa mencapai tahap ini. Saat saya mengalami sakit dan berbagai masalah, hanya mereka yang tetap percaya, jadi apa yang bisa saya berikan selain mewujudkan harapan mereka untuk melihat anaknya menempuh pendidikan tinggi dan meraih gelar Sarjana. Bersyukur kepada Allah SWT yang selalu mengampuni kesalahan-kesalahan hamba-Nya, baik yang telah lalu maupun yang akan datang. Mungkin di masa lalu saya pernah merasa sangat berdosa, tetapi itu tidak berarti kita tidak memiliki masa depan, karena Tuhan selalu membuka jalan bagi hamba-Nya yang tulus ingin bertobat. Saya juga bersyukur memiliki dosen yang begitu sabar dalam menghadapi Rina dengan semua kekuranganku.


Terima kasih juga kepada teman-teman yang selalu memberikan dukungan. Semoga segala urusan kita dimudahkan.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Mari bergerak, warga Mekkatta! Satu langkah PHBS, Sejuta Manfaat

Bisnis Berkah, Rezeki Melimpah: Jadikan Affiliate-mu Jalan Kebaikan.

filantropi, solidaritas global, dan diplomasi budaya