Mari bergerak, warga Mekkatta! Satu langkah PHBS, Sejuta Manfaat
Penulis : Rina
10. Kegiatan PHBS: Manfaat dan Tujuannya
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) merupakan dasar penting bagi kesejahteraan keluarga dan masyarakat. Mari kita tinjau 10 kegiatan PHBS yang memberikan pengaruh signifikan.
Apa itu PHBS dan Mengapa Penting?
PHBS mencakup semua tindakan kesehatan yang dilakukan dengan kesadaran individu, memungkinkan keluarga dan masyarakat untuk berdaya dalam aspek kesehatan serta berkontribusi aktif dalam menciptakan kesehatan masyarakat.
Pentingnya mengikuti PHBS bukan hanya bagi individu, tetapi juga untuk membangun lingkungan yang nyaman dan produktif untuk semua orang.
1. Mencuci Tangan dengan Sabun
Pencegahan Penyakit
Mencuci tangan menggunakan sabun adalah cara yang sangat efektif untuk membunuh kuman dan bakteri, sehingga mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi saluran pernapasan dan diare. Tindakan ini sangat sederhana namun sangat kuat untuk menjaga kesehatan diri dan orang-orang di sekitar kita.
2. Menggunakan Toilet Sehat
Lingkungan Bersih
Penggunaan toilet sehat berperan dalam mencegah penyebaran penyakit yang berkaitan dengan lingkungan, seperti diare, serta menjaga kebersihan dan sanitasi. Hal ini meliputi pengamatan terhadap elemen lingkungan seperti air, tanah, dan udara, serta menyediakan fasilitas untuk pengelolaan sampah menjadi pupuk organik. Sampah anorganik, seperti plastik dan kaca, sering ditemukan di toilet rumah sakit besar dan bisa didaur ulang atau dijual kepada industri yang membutuhkannya. Kita juga bisa menjual sampah non hayati melalui aplikasi seperti TikTok, Lazada, Shopee, atau kepada orang-orang yang kita kenal dan terpercaya. Memiliki integritas yang tinggi membuka peluang baru, termasuk memperluas fitur ekspor, yang merupakan kesempatan berharga untuk mengekspor barang yang memenuhi syarat. Pihak rumah sakit disarankan untuk memperbaiki manajemen internal atau memberikan edukasi kepada pengunjung, serta menyediakan tempat sampah yang memadai. Pelatihan dan pengawasan mengenai pengelolaan limbah yang tepat juga diperlukan.
Kualitas Hidup
Ini berfungsi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan menciptakan lingkungan yang bersih dan nyaman. Lingkungan yang bebas dari sampah anorganik akan terlihat lebih indah dan menarik.
Manfaat ekonomi (menjual kembali atau berinovasi)
Menciptakan peluang pendapatan. Sampah anorganik seperti botol plastik atau kardus memiliki nilai jika dikumpulkan dan dijual kepada pengepul atau bank sampah.
Menciptakan produk baru yang inovatif. Sampah anorganik dapat diolah menjadi kerajinan, peralatan rumah tangga, atau produk lain yang bernilai ekonomis tinggi, contohnya mengubah botol plastik menjadi pot tanaman atau produk kerajinan.
Mendorong kreativitas dan ekonomi sirkular. Mengolah sampah menjadi produk baru mampu memicu inovasi masyarakat serta memperkuat ekonomi lokal yang lebih berkelanjutan.
3. Pengendalian Sarang Nyamuk
Menguras genangan air, menutup tempat penampungan, serta menyebarkan obat larvasida bertujuan untuk menghilangkan larva nyamuk, yang penting untuk menghentikan siklus kehidupan nyamuk. Tindakan ini melindungi keluarga dari demam berdarah dan malaria. Dengan partisipasi aktif, kita bisa menciptakan lingkungan yang bebas dari nyamuk.
4. Menimbang Berat Badan Secara Berkala
Untuk memantau status gizi dan kesehatan.
5. Mengonsumsi Buah dan Sayur
Gizi Seimbang
Buah dan sayur memiliki kandungan vitamin, mineral, dan serat yang tinggi, sangat penting untuk pertumbuhan maksimal dan daya tahan tubuh. Mengonsumsi secara rutin dapat mencegah berbagai penyakit kronis.
6. Aktivitas Fisik Rutin
Meningkatkan Kesehatan Tubuh
Olahraga secara teratur berkontribusi pada kesehatan jantung, memperkuat otot dan tulang, serta membantu pengaturan berat badan. Selain itu, aktivitas sehari-hari di rumah seperti menyapu juga tergolong sebagai kegiatan fisik. Kesehatan Mental
Aktivitas fisik dapat menenangkan pikiran dan meningkatkan suasana hati secara keseluruhan.
7. Menyusui Bayi Secara Eksklusif
Untuk mendukung perkembangan anak. Berdasarkan penelitian, ASI eksklusif adalah susu yang diberikan langsung oleh orang tua. Susu ini memberikan manfaat yang signifikan hingga usia 3 bulan atau 2 tahun. Tujuan dari pemberian ASI eksklusif adalah untuk mengurangi dampak lingkungan akibat banyaknya pembangunan infrastruktur. ASI eksklusif menjadi solusi untuk meminimalkan pencemaran udara yang disebabkan oleh aktivitas manusia. Selain itu, ASI eksklusif juga berkontribusi dalam pencegahan kanker.
8. Melarang Merokok di Dalam Rumah
Menjaga rumah agar tetap bebas dari asap rokok artinya melindungi anggota keluarga, terutama anak-anak, dari risiko yang ditimbulkan oleh perokok pasif.
Kesehatan Optimal
Udara yang bersih sangat krusial untuk mempertahankan kesehatan paru-paru dan mencegah penyakit pernapasan.
9. Pemakaian Air Bersih
Air bersih merupakan hak fundamental dan dasar dari kesehatan. Menggunakan air bersih untuk kebutuhan minum, memasak, dan kebersihan pribadi membantu mencegah infeksi yang disebabkan oleh air, seperti batu ginjal dan diare. Diare adalah kondisi peradangan dan infeksi pada usus yang dapat menyebabkan buang air besar dengan darah atau lendir.
Pastikan sumber air minum terlindungi dan diolah dengan benar. Proses pengolahan yang baik seperti merebus air untuk membunuh kuman sangat disarankan.
PHBS untuk Keluarga Sehat, Lingkungan Nyaman. Keluarga Sehat
Praktik PHBS berperan dalam membangun keluarga yang sehat dan bebas dari penyakit. Masa Depan Cerah
Melakukan investasi dalam PHBS adalah sebuah langkah untuk mencapai masa depan yang lebih baik. Lingkungan Nyaman
Dampak positif dari PHES juga menjangkau lingkungan sekitar, menciptakan rasa nyaman.
Masyarakat Produktif
Komunitas yang sehat cenderung lebih produktif dan makmur. Mari kita bersama-sama menerapkan PHBS demi Indonesia yang lebih sehat dan sejahtera.
10. Proses Persalinan melalui Dinas Kesehatan atau Puskesmas
Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) saat melahirkan di rumah sakit melibatkan sejumlah tindakan yang dilakukan oleh ibu, keluarga, dan petugas kesehatan untuk memastikan proses melahirkan berlangsung dengan bersih dan aman.
Tujuan PHBS saat persalinan di rumah sakit
Penerapan PHBS selama persalinan di rumah sakit memiliki beberapa tujuan utama sebagai berikut:
Mencegah penyebaran penyakit: Memastikan kebersihan yang ketat mampu menghindari terjadinya infeksi silang, baik dari pasien kepada tenaga kesehatan atau sebaliknya.
Melindungi kesehatan ibu dan bayi: Memastikan persalinan dibantu oleh tenaga kesehatan yang berpengalaman dan menjaga kebersihan adalah salah satu indikator penting dari PHBS. Tindakan ini membantu mengurangi risiko komplikasi dan infeksi yang dapat membahayakan ibu dan bayi.
Mewujudkan lingkungan yang bersih: PHBS bertujuan untuk menjaga lingkungan yang bersih dan nyaman di tempat pelayanan kesehatan. Ini meliputi pengelolaan limbah yang baik, penggunaan air bersih, dan tersedianya fasilitas sanitasi yang sehat.
Meningkatkan reputasi fasilitas kesehatan: Rumah sakit yang menerapkan PHBS dengan baik akan memiliki citra yang lebih baik sebagai tempat yang aman dan bersih bagi pasien.
Menaikkan tingkat kesadaran: Mendorong semua pihak, termasuk keluarga pasien dan pengunjung, untuk menjaga perilaku bersih dan sehat saat berada di rumah sakit.
Manfaat dari PHBS persalinan di rumah sakit
Dengan penerapan PHBS, keuntungan yang dapat dirasakan oleh ibu, bayi, dan seluruh pihak di rumah sakit antara lain:
Mengurangi kemungkinan terjadinya infeksi: Melahirkan di rumah sakit dengan penerapan praktik kesehatan bersih dan sehat yang ketat, seperti mencuci tangan dengan sabun (baik untuk pasien maupun tenaga medis), dapat secara signifikan mengurangi kemungkinan infeksi selama dan setelah proses melahirkan.
Persalinan menjadi lebih aman: Dengan kehadiran tenaga medis yang berkompeten, proses melahirkan dapat dilaksanakan dengan baik, termasuk saat ada komplikasi atau tanda-tanda bahaya.
Kesehatan ibu dan bayi lebih terjaga: Tempat yang higienis dan penanganan yang steril membantu melindungi ibu dan bayi dari kuman. Hal ini akan mempercepat pemulihan ibu dan menjamin bayi lahir dalam kondisi terbaik.
Edukasi kesehatan: Ibu dan keluarga yang menerima informasi tentang praktik kesehatan bersih dan sehat selama proses persalinan akan membawa kebiasaan positif ini ke rumah, sehingga dapat meningkatkan kesehatan keluarga secara keseluruhan.
Pengelolaan lingkungan yang baik: Penanganan limbah medis dan non-medis yang teratur, serta penggunaan toilet yang sehat, membuat lingkungan rumah sakit lebih bersih dan terhindar dari penyakit.
Komentar
Posting Komentar