Seiring dengan kemajuan teknologi informasi, ancaman terhadap umat manusia semakin meningkat. Banyak kasus diskriminasi dan perundungan yang viral di media sosial, mencerminkan situasi yang semakin memburuk di Indonesia, yang tampaknya masih kebingungan. Di sisi lain, organisasi masyarakat Islam mengklaim memiliki rasa kemanusiaan, tetapi baru-baru ini terjadi pembakaran gedung secara anarkis. Mungkin tidak semua pejabat pemerintah bersikap serupa; terkadang pelaku kejahatan dan korupsi adalah orang-orang yang tidak mengalami bencana, seperti kebakaran. 


Sikap anarkis sering kali membuat kita lupa bahwa tidak semua manusia itu salah. Dalam bukunya, Bung Karno mengungkapkan bahwa melawan bangsa sendiri lebih sulit daripada melawan bangsa asing. Tanpa disadari, kita sedang diadu domba oleh pihak-pihak yang kurang berpengetahuan dan beragama. Sebaiknya, manusia menyelesaikan masalah dengan argumen, tanpa melibatkan tindakan anarkis. Kita bukan lagi berada di zaman nabi, di mana orang dilempari batu; kini, kita seharusnya memanfaatkan kemerdekaan yang diperjuangkan Bung Karno dengan menegakkan hukum di negeri ini. 


Perasaan teraniaya dan tertekan bukanlah hal yang positif; sebaliknya, melangkah dengan argumen dan menegakkan keadilan hukum adalah kewajiban setiap individu, terutama bagi mereka yang dikenal minim pengetahuan dan agama. Mereka seharusnya lebih terampil dalam menegakkan keadilan dan berpikir sebelum langsung menghakimi atau memberikan hukuman tanpa melalui proses hukum. Sejalan dengan perkembangan teknologi, membaca dengan baik adalah langkah menuju solusi yang lebih baik.


 Keadilan di suatu negara dapat diukur dari kemajuan literasi yang mampu memahami konsep-konsep intelektual secara bijak. Kita tidak hanya fokus pada buku sejarah, tetapi juga mengikuti perkembangan kajian dari sejarawan dan mereka yang memiliki keahlian. Penting untuk tidak hanya membaca, tetapi juga belajar dari pengalaman yang dapat melahirkan ide-ide baru. Teknologi adalah alat bagi manusia; sebagai manusia, kita harus mampu mengoperasikan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.


 Ilmuwan yang mengerti dan dapat menggunakan teknologi akan membawa dampak positif jika digunakan dalam kegiatan yang penting. Tidak ada yang bodoh; yang ada hanyalah mereka yang malas membaca dan berpartisipasi atau belajar mandiri, sehingga mahasiswa dapat disebut sebagai agen perubahan yang dapat mengubah dunia. Mereka bisa menjadi ahli matematika, meskipun sebelumnya tidak memahami konsep tersebut, karena matematika selalu ada dalam kehidupan sehari-hari, baik bagi petani maupun insinyur. Banyak ilmuwan dilahirkan dari penelitian kualitatif karena banyak membaca, yang kemudian memperluas pengetahuan mereka dalam penelitian kuantitatif, bermanfaat bagi masyarakat sekitar. Ketahanan ekonomi dan pangan sangat dipengaruhi oleh integritas serta banyaknya pengalaman dan bacaan, sehingga diperlukan evaluasi terus-menerus untuk meningkatkan pembangunan yang positif. Dari pengalaman pribadi saya, meskipun masih terbatas, saya merasa terinspirasi oleh para anggota DPR yang berinvestasi dalam bisnis besar untuk mendukung ekonomi dan pangan.


 Saya juga terinspirasi oleh DPR yang memberikan bantuan beasiswa kepada berbagai kalangan, mulai dari anak-anak SD hingga mahasiswa, meskipun tahun ini saya belum meneliti apakah ada beasiswa S3 untuk mahasiswa berprestasi atau hanya sebatas sibuk di luar negeri. Saya sangat mengagumi para pengusaha yang membangun usaha dan berinvestasi untuk kemajuan negara, banyak di antaranya bukan berasal dari kalangan Islam, tetapi mereka sangat memahami nilai-nilai Islam dan kemanusiaan dengan bijak. Oleh karena itu, saya lebih senang bergabung dengan mereka yang berdiskusi tentang isu-isu ketahanan pangan dan ekonomi daripada terjebak dalam gossip yang tidak berguna.


 Terutama dalam pertemuan perempuan, sering kali hanya berisi gosip yang merugikan, sehingga penting untuk memiliki keseimbangan antara laki-laki dan perempuan untuk menciptakan dialog yang konstruktif. Setelah meneliti beberapa buku, saya menemukan bahwa banyak negara non-Muslim yang lebih maju karena mereka fokus membahas tentang Tuhan dan takut akan-Nya. Dari penelitian ini, saya menyimpulkan bahwa suatu daerah dapat lebih maju jika ada dialog tentang Tuhan dan ciptaan-Nya. Tanpa mengingat Tuhan, kita sering kali menemukan pembicaraan yang hanya berisi kritikan tentang sifat orang lain, namun tanpa menawarkan solusi, hanya menyebarkan perundungan, yang sebaiknya dihindari. Semoga di negeri ini, dialog yang dibangun bermanfaat sepanjang perjalanan dan senantiasa mengingatkan akan kematian, karena ketika Tuhan sudah berkehendak, apapun dapat terjadi.

TIENS INTERNATIONAL INDUSTRIAL PARK 

PT BEST Corporation syariah 

PT Meliah sehat sejahtera 

Member affiliate Se Indonesia 

pertanian (sawit/kelapa, kopi, kakao, karet), manufaktur (tekstil, elektronik, furnitur, komponen kendaraan, alas kaki). Selain itu, produk hasil hutan seperti kayu dan bubur kayu, serta produk perikanan dan udang juga menjadi komoditas ekspor unggulan Indonesia. 

Yuk follow akun di bawah ini : 

https://www.facebook.com/share/p/1EsyS7ksri/

https://www.facebook.com/share/p/1RnmUgAKoh/

https://www.facebook.com/share/p/19tiCvohY5/

https://www.facebook.com/share/p/1CL2wj5BSg/

Komentar